PERSONIL BPP GADING

Sabtu, 29 Desember 2012

KELEBIHAN DAN KEKURANGAN INSEKTISIDA ALAMI



KELEBIHAN DAN KEKURANGAN INSEKTISIDA ALAMI




A. Kelebihan
1.    Repelan,  yaitu  menolak  kehadiran  serangga.  Misal: dengan bau yang menyengat.
2.    Antifidan, mencegah serangga memakan tanaman yang telah disemprot.
3.    Merusak perkembangan telur, larva, dan pupa.
4.    Menghambat reproduksi serangga betina.
5.    Racun syaraf bagi hama.
6.    Mengacaukan  sistem  hormone  di  dalam  tubuh serangga.
7.    Atraktan,  pemikat  kehadiran  serangga  yang  dapat dipakai pada perangkap serangga.
8.    Mengendalikan pertumbuhan jamur/bakteri.
9.    Dapat  menyebabkan  gangguan  dalam  proses metamorfosa dan gangguan makan (anti  feedant) bagi serangga.
10. Merupakan  pengendalian  hama  yang  ramah lingkungan.
11. Tidak mengeluarkan biaya yang besar.
12.  Tidak  meninggalkan  residu  beracun  pada  hasil pertanian, dalam tanah maupun pada aliran air alami.
13. Tidak  menyebabkan  fitotoksin  (keracunan)  pada tanaman
14. Insektisida alami merupakan bahan yang mudah terurai di  alam  sehingga  tidak  dikhawatirkan  akan menimbulkan bahaya residu yang besar.
15. Mengurangi resistensi hama
16.  Mengurangi kematian musuh alami hama,
17. Mengurangi resiko terjadinya letusan hama kedua.
18. Mengurangi bahaya bagi manusia dan ternak.
19. Tidak mencemari alam.
20. Mengurangi ketergantungan petani terhadap agrokimia.
21. Biaya lebih murah.

B. Kekurangan

1.    Cepat terurai dan daya kerjanya relatif lambat sehingga aplikasinya harus lebih sering
2.    Produksinya belum dapat dilakukan dalam jumlah besar karena keterbatasan bahan baku
3.    Kurang praktis
4.    Tidak tahan disimpan
5.    Daya racunnya rendah (tidak langsung mematikan bagi serangga)
6.    Cara kerjanya (efek mortalitasnya) lambat
7.    Harus disemprotkan secara berulang-ulang
8.    Kelebihan musuh alami  dapat  menimbulkan kerusakan lingkungan yang baru
9.    Dapat mempengaruhi keseimbangan ekosistem
10. Daya  tahan  singkat  (mudah  terdegradasi)  sehingga memerlukan frekuensi  penggunaan yang lebih banyak daripada pestisida sintetik
11. Ketersediaan bahan baku yang musiman
12. Bahan  nabati  alami  terkandung  dalam  kadar  yang rendah  sehingga  untuk  mencapai  efektivitas  yang memadai  diperlukan  jumlah  bahan  tumbuhan  yang banyak dan diperlukan standar  pengolahan untuk tiap tanaman  dan  standar  aplikasi  pengguanaan  bagi pengendalian OPT.

Oleh :
ANANG BUDI PRASETYOP,SP
BPP GADING PROBOLINGGO

Tidak ada komentar:

Posting Komentar